Apapun yang dilakukan di dunia ini hendaklah menjadi sesuatu yang bermanfaat

NEWS

Wednesday, 1 June 2022

Refleksi dan Aksi Nyata Modul 1.1 Refleksi Filosofi Ki Hajar Dewantara

 


Salam dan Bahagia,

Assalamualaikum wr.wb

Hai, saya Amelia Riyanti seorang guru Bahasa Inggris di SMP Negeri Satap 1 Gedung Meneng, yang terletak di wilayah perkebunan tebu, singkong dan sawit. Tepatnya di desa Bakung Rahayu, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Saya adalah seorang guru baru pindahan dari sekolah swasta yaitu SMP Yapindo, sekolah dibawah naungan Tunas Garuda yaitu Yayasan Sugar Group Companies. 


Saya adalah CGP Angakatan 5 dari Kabupaten Tulang Bawang. Mengikuti program guru penggerak membuat saya menjadi belajar banyak tentang banyak hal, terutama bagaimana caranya memanusiakan manusia.

Saya tertarik mengikuti program guru penggerak karena tertarik dengan Filosofi Ki Hajar Dewantara dan konsep pembelajaran Merdeka Belajar. Sebuah kebanggaan bagi saya karena bisa mengikuti program guru penggerak dengan sulitnya melalui tahapan demi tahapan.

Pada modul 1.1 ini saya belajar tentang Refleksi Filosofi Ki Hajar Dewantara. Sebelum saya mempelajari modul 1.1 pandangan saya terhadap peserta didik adalah mereka harus menyelesaikan tugas tepat waktu. Peserta didik harus mendapatkan nilai yang memuaskan dengan mencapai ambang batas KKM. Peserta didk juga sebuah kertas kosong yang siap kita isi dengan kehendak kita. Saya sebagai seorang guru juga sering mengeluh jika ada beberapa anak yang terlambat dalam menyelesaikan tugasnya. 


Setelah mempelajari modul 1.1 tentang refleksi pemikiran Ki Hajar Dewantara saya jadi tersadar bahwa apa yang sudah saya lakukan selama ini adalah salah besar. Peserta didik bukanlah kertas kosong yang bisa kita isi dengan sesuka hati, tetapi mereka sudah memiliki isi yang samar - samar dan kita sebagai seorang pendidik mempunyai tugas untuk menebalkan tulisan tersebut.

Yang dimaksud dengan tulisan samar adalah kodrat peserta didik yang sudah ada sejak mereka lahir, seperti setiap peserta didik memiliki minat dan bakat sendiri-sendiri, mereka memiliki ketertarikan sendiri-sendiri dan tentunya akan sulit untuk dirubah. Kita sebagai seorang pendidik mempunyai tugas untuk menuntun dan membimbing peserta didik untuk menjadi apa yang mereka inginkan. Mampu mencapai kebahagiaan dan keselamatan yang setinggi-tingginya sebagai manusia dan sebagai anggota  masyarakat 



 TRILOGI PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA


"Ing Ngarso Sung Tulodho" yang artinya seorang pendidik harus bisa menjadi suri tauladan bagi peserta didik. "Ing Madyo Mangun Karso" yang artinya seorang pendidik harus bisa memberikan semangat bagi peserta didik. Dan "Tut Wuri Handayani" yang artinya pendidik harus memberikan dorongan moral yang baik bagi peserta didik. 

SISTEM AMONG

Dalam menuntun peserta didik agar dapat menebalkan lakunya, seorang pendidik hendaknya mempunya ketulusanhati terhadap peserta didik dengan menempatkan diri kita seperti layaknya orang tua bagi mereka. Tidak terlalu menuntut anak harus bisa ini dan itu hanya saja tuga skita mengarahkan sesuai dengan potensi, bakat dan minat yang dimiliki oleh peserta didik agar mampu mencapai kebahagiaan dan keselamatan yang setinggi-tingginya.




MERDEKA BELAJAR

Dengan penerapan trilogi pendidikan dan pengajaran menggunakan sistem among diharapkan mampu mewujdukan kemerdakan belajar dalam diri peserta didik. Kebebasan berfikir, berpendapat, berkreasi dan berekspolrasi sesuai dengan bakat dan minat yang mereka miliki masing-masing tanpa adanya PAKSAAN dalam belajar.



PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK

Selain memerdekakan peserta didik dalam proses pembelajaran kita sebagai pendidik juga harus menanamkan karakter-karakter baik dalam diri peserta didik.Dengan Budi Pekerti yang luhur akan terciptanya sebuah MAHA KARYA yang sangat luar biasa yaitu mewujudkan Pendidikan Indonesia yang Cerdas dan Berkarakter.

Hal ini sejalan dengan program pemerintah yaitu Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Pendidikan karakter juga bisa disesuaikan dengan adat istiadat dan nilai-nilai luhur budaya setempat. Karena saya mengajar di derah Lampung yang mayoritas penduduknya bersuku Lampung maka dariitu saya mengangkat 5 Falsafah Hidup Masyarakat Lampung.  Dengan mengangkat falsafah hidup masyarakat Lampung diharapkan peserta didik lebih mendalami dan menghayati dan kembali kodrat alam mereka yang tidak boleh ditinggalkan karena kemajuan teknologi dan arus globalisasi.



PROFIL PELAJAR PANCASILA


FALSAFAH HIDUP MASYARAKAT LAMPUNG


Dalam mempertebal karakter anak, nilai yang akan saya angkat dalam program guru penggerak ini adalah Sakai Sembayan yang artinya bergotong - royong, bekerja sama, bahu-membahu, saling tolong-menolong dan memberi apa yang diperlukan oleh orang lain.

Selain Sakai Sembayan, saya juga akan mengangkat nilai Nengah Nyappur, yang menggambarkan suka bergaul, bersahabat, rasa kekeluargaan dan berbaur dengan suku lain di daerah Lampung.

KODRAT ALAM DAN KODRAT ZAMAN



BEGUGHAU (BERMAIN)

Dengan mengintegrasikan permainan dalam proses pembelajaran diharapkan mampu menggali ide-ide kreatif, kerjasama dan timbul interaksi yang baik antar peserta didik.

Dalam hal ini saya akan menyelipkan beberapa permainn didalam proses pembelajaran agar mereka tidak jenuh dan bosan.


TRI PUSAT PENDIDIKAN
Semua program-program tersebut tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada dukungan dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat.

Oleh karena itu program yang akan dijalankan di tahun ajaran baru dengan melibatkan orabg tua dalam sistem pembelajaran, atau yang biasa disebut dengan PARENTING.




AKSI NYATA 

Setelah melaksanakan Lokakarya Orientasi pada tanggal 21  Mei 2022, saya melakukan pengimbasan  kepada rekan guru di SMP N Satap 1 Gedung Meneng pada tanggal 27 Mei 2022 dengan Agenda Merefleksikan Filosofi Pemikiran KI Hajar Dewantara.

                                            Dokumentasi : Lokakarya Orientasi CGP Angakatan 5

Dengan dukungan yang diberikan oleh Kepala Sekolah Ibu Liyana, S.Pd, SD. saya bersama - sama rekan guru bisa mengingat kembali apa sebenarnya tugas seorang pendidik, selain itu dalam kegiatan tersebut juga kami merencanakan beberapa program yang akan dijalankan pada tahun ajaran baru. 



                                            Dokumentasi : Pengimbasan lokakarya orientasi di sekolah


No comments:

Post a Comment

Adbox