Apapun yang dilakukan di dunia ini hendaklah menjadi sesuatu yang bermanfaat

NEWS

Tuesday, 16 February 2021

SENI BUDAYA, SENI TARI, MEET 6, EDISI 6 17 FEBRUARI 2021


 Assalamualaikum wr wb

Good morning everybody

How's life

Semoga dalam keadaan sehat dan bahagia.

Minggu lalu kalian sudah belajar Bab 13 yaitu Seni Tari Sub Bab Level dan Pola Lantai pada Gerak Tari.

Untuk bisa memahami level dan pola lantai pada gerak tari tarian yang ada di Indonesia.

Pada kali ini kita akan tetap membahas Level pada tari dan Pola Lantai pada Gerak Tari.

Tetap semangat dalam menuntut ilmu dan melaksanakan kewajiban - kewajiban kalian

Selalu stay at home, jaga kesehatan dan hindari kerumunan.

Semoga kita bisa melewati situasi sulit ini dengan cara yang bijak.

Untuk mengisi link absensi kalian bisa mengisi pada form di bawah ini :


Baik kita akan mulai mempelajari Level pada Gerak Tari 

A. Pengertian Level pada Gerak Tari

Level Gerak pada tari adalah tinggi rendahnya gerak tari yang dilakukan.

1. Level tinggi contohnya di Indonesia ada tradisi yang dilakukan dengan level tinggi yaitu melayang,  di daerah Nias dengan tradisi lompat batu . Tradisi ini telah hidup sejak ratusan tahun silam dan masih terpelihara hingga saat ini. Level tinggi pada gerak tari sering dilakukan pada tradisi tari balet. Level tinggi juga dapat dijumpai pada tari tradisi di Indonesia. Pada tarian perang dari suku Dayak salah seorang dari penari melompat dan memberi kesan dinamis dan kekuatan yang luar biasa. Tarian dengan tema perang di setiap suku memiliki kemiripan level tinggi. Level tinggi berfungsi juga untuk menunjukkan antara dua peran yang berbeda.

2. Level sedang contohnya dilakukan sejajar dengan tubuh. Gerak pada level sedang hampir dimiliki oleh semua tari tradisional di Indonesia. Level sedang ditunjukkan pada posisi penari berdiri secara lurus di atas pentas. Gerak yang dilakukan memiliki kesan maskulinitas karena gerak seperti ini sering dilakukan oleh penari pria. Properti dengan menggunakan tongkat sering di jumpai pada gerak tari Jawa, Sunda, Kalimantan, dan Papua, serta daerah lain. Tongkat dapat berupa tombak atau sejenisnya. Tongkat atau tombak yang digunakan biasanya menunjukkan bahwa tari tersebut bertema peperangan. Gerak level sedang juga ditunjukkan pada tari rampak dengan badan agak condong. Pose gerak seperti ini memberi kesan kokoh dan kuat. Gerak ini juga memberi kesan maskulinitas yaitu gerakan yang biasa ditarikan untuk peran laki-laki.

 3. Level rendah dilakukan dengan menyentuh lantai. Kamu tentu pernah melihat seorang anak berguling. Berguling dari satu tempat ke tempat lain. Terus bergerak seolah tanpa lelah. Gerak berguling yang dilakukan dalam tari disebut dengan level rendah. Ketinggian minimal dicapai penari adalah pada saat rebah di lantai.

Jadi level gerak yang dilakukan dapat dibagi menjadi tiga yaitu: tinggi, sedang, dan rendah. Level pada gerak berfungsi untuk membuat desain bawah dan atas sehingga gerak tari yang dilakukan tampak dinamis. Level gerak juga berhubungan dengan ruang, waktu, dan tenaga. Level dapat membentuk ruang. Untuk membentuk ruang membutuhkan waktu. Untuk membentuk ruang dan waktu tentu membutuhkan tenaga untuk dapat melakukan gerak sesuai dengan intensitasnya.

Penggambaran level ini dapat di lihat dari pementasan yang jika ada seorang penari yang berdiri sejajar dengan tubuhnya maka  itu adalah level sedang dan jika posisi penari itu berbaring di lantai maka itulah level rendah. Setiap gerak tari daerah memiliki kesamaan pada levelnya , baik itu level tinggi, sedang atau rendah.

Kali ini kita akan belajar tentang Pola Lantai pada Gerak Tari

B. Pengertian Pola Lantai pada tari

Pola lantai pada tari yaitu pergerakan yang dilakukan dengan cara berpindah atau bergeser secara terstruktur sehingga membentuk pola denah tertentu guna menjadikan tarian lebih indah dan menarik. Bentuk pola lantai ada yang membentuk garis lurus dan ada yang membentuk garis lengkung. Setiap tari memiliki pola lantai yang hampir mirip atau bahkan sama yaitu menggunakan pola garis lurus atau lengkung.

 1. Pola Lantai Garis Lurus

Pola lantai garis lurus sering dijumpai pada pertunjukan tari tradisi di Indonesia. Tari Saman dari Aceh menggunakan pola lantai garis lurus secara horisontal yang menunjukkan hubungan antarmanusia. Pola lantai garis lurus juga dijumpai pada tarian Bedaya di keraton Jawa. Pola lantai garis lurus juga dijumpai pada tari Baris Gede di Bali. Garis-garis lurus dapat juga dimaknai memiliki sikap jujur.

2. Pola Lantai Garis Lengkung

Pola lantai tari selain garis lurus dapat juga berbentuk garis lengkung. Tari Kecak merupakan salah satu contoh pola lantai garis lengkung yang membentuk lingkaran. Pola lantai garis lengkung dapat juga dijumpai pada tari Randai dari Minangkabau. Pada penari berjalan mengelilingi pentas membentuk lingkaran. Pola lantai garis lengkung dapat juga dijumpai pada tari Badong dari Toraja, Sulawesi Selatan. Di daerah Flores dapat dijumpai tari dengan mengunakan garis lengkung yaitu tari Gawi. Tari Rejang Dewa dari Bali juga banyak menggunakan pola lantai garis lengkung. Tari perang dari daerah Papua juga banyak menggunakan pola lantai lengkung.

Dibawah ini adalah contoh Level pada Gerak Tari

Level rendah ditunjukkan pada gambar no 2 penari yang berbaring, level sedang ditunjukkan pada gambar no 1 dan level tinggi ditunjukkan pada gambar no 2 penari yang melayang.
Bisakah kalian mengidentifikasi gambar mana yang mempunyai level sedang lainnya?

Dibawah ini adalah contoh Pola Lantai pada Gerak Tari

Pola lantai di atas adalah contoh pola lantai lurus.Pola lantai lurus bisa berpola vertikal ataupun horizontal. Vertikal mempunyai makna hubungan manusia dengan Tuhannya. Sedangkan horizontal mempunyai makna hubungan manusia dengan sesama.
Setiap tarian di daerah mempunyai ciri khas dan makna masing - masing.

Dibawah ini adalah contoh lain Pola Lantai pada Gerak Tari

Setelah kalian mempelajari level pada gerak tari di bawah ini adalah form untuk pengerjaan penilaian harian 6 :




Semoga tetap semangat dalam mengerjakan tugas - tugas.

No comments:

Post a Comment

Adbox